Latihan Pernafasan Renang II

300 kedua

Latihan pernafasan dalam sikap kedua telapak tangan pada dasar kolam yang mempunyai kedalaman air setinggi lutut; kedua tangan lurus dan kedua kaki lurus ke belakang. Pada waktu mengambil nafas muka ke samping dan mulut di atas permukaan air dan dengan cepat ambil nafas sebanyak-banyaknya.  Lalu kembali muka ke bawah di bawah permukaan air. Saat muka ke bawah, keluarkan udara melalui mulut dan hidung sedikit demi sedikit dan tahan selama mungkin. Latihan pernafasan dapat dilakukan dengan cara kedua tangan berpegangan pada setang/besi di tepi kolam. Cara berpegangan: pegang besi dengan salah satu tanga dengan lengan bawah di dalam air, siku-siku mengarah ke bawah. Tempatkan tangan lainnya pada dinding kolam tepat di bawah lengan yang di atas, jari-jari tangan mengarah ke bawah. Tekanlah dengan tangan yang di bawah dan tariklah dengan tangan yang di atas sampai tubuh dalam sikap lurus pada permukaan dan di dalam air. Dari sikap tersebut ambil nafas dan keluarkan nafas seperti pelaksanaan pernafasan yang lalu.Kalau sudah tidak kuat kembali ambil nafas.

Praktekkan hal tersebut berulang kali dan upayakan kemampuan menahan nafas makin lama makin ditingkatkan lama waktunya. Misalkan kemampuan menahan nafas dari 50 detik menjadi 60 detik, naik lagi menjadi 70 detik dan seterusnya.Selain latihan menahan nafas dengan maksud tidak bernafas selama mungkin, sikap-sikap tersebut dapat juga untuk berlatih pernafasan dengan teratur tiap 5 detik sekali. Pengambilan nafas dengan baik  termasuk salah satu masalah besar yang dihadapi bagi perenang pemula. Seringkali perenang pemula tidak dapat ambil nafas sama sekali. Kesalahan yang sering terjadi ada pula anda yang terlalu sering atau cepat ambil nafas selagi muka di atas permukaan air.

Incoming search terms:

Leave a Reply