Menangani Situasi Darurat Didalam Aktivitas Renang Serta Selam

Tips Renang 0
banner 468x60

renang insidenSituasi darurat kemungkinan bisa berlangsung pada tiap-tiap aktivitas olah raga air didalam perihal ini didalam aktivitas renang ataupun selam. dengan umum masalah yang berlangsung didalam kegiatan renang/selam terbagi atas :

  1. Masalah alam ( cuaca, situasi medan dan lain-lain )
  2. Masalah dari diri sendiri ( fisik, mental, pengetahuan keterampilan dan lain-lain )
  3. Masalah dari makhluk lain ( binatang serta tumbuhan )

Masalah umum yang berlangsung disebabkan dampak cuaca

  • Kedinginan/hypotermia

Kedinginan disebabkan oleh hilangnya panas tubuh. hilangnya kesadaran dengan tiba-tiba, apalagi kematian mendadak bisa berlangsung sesudah seseorang masuk ke air yang dingin. berenang atau menyelam terlampau lama di air yang dingin bisa mengakibatkan hilangnya kesadaran apabila suhu tubuh menyusut dengan tiba-tiba. penggunaan baju selam yang cocok amat dibutuhkan, terlebih tempat perairan yang dingin atau penyelaman didalam. kedinginan yang sangat amat dapat menyebabkan kelelahan dikarenakan metabolisme tubuh banyak digunakan untuk membuahkan panas. apabila berlangsung didalam air, hentikan penyelaman serta naik ke permukaan lantas istirahat. sembuhkan suhu badan hangatkan tubuh.

  • Terbakar matahari/sunburn

Dikarenakan dikarenakan sengatan cahaya matahari. bisa mengakibatkan pingsan disebabkan dehidrasi. untuk hindari diri dari terik matahari dibutuhkan baju yang bisa meredam panas. pada waktu snorkeling juga bisa tertimpa terik panas matahari. pakai vaselin pelindung kulit dikarenakan panas bisa membuat perlindungan kulit. panas juga bisa menambah metabolisme hingga tenaga penyelam cepat habis. pakai sunblock, makin tinggi angka uvf makin efisien, namun manfaatkanlah sunblock waterproof. bila berlangsung kondisi sunburn segera membawa korban ke area teduh, berikan kompres air dingin serta minum air untuk kurangi gejala dehidrasi.

  • Heat stroke

Suhu badan yang meningkat, kulit kering, napas cepat serta pendek menyebabkan heat stroke serta umumnya dimulai dengan heat exhaustion. gejalanya yaitu gelisah, pucat, mual, berkeringat serta denyut nadi lemah. untuk hindari ini berlindung di area teduh, penggunaan perahu kapal yang ada area berteduh amat efisien. minum air untuk menghindar dehidrasi bila waktu menyelam tetap lama. pakai baju yang tidak menyerap panas ( yang baik berwarna putih ). bisa juga dicegah membasahi topi atau rambut dengan air. bila terlanjur alami heat stroke penanganannya nyaris serupa dengan penanganan pada masalah sunburn.

Tindakan penyelamatan pada aktivitas renang

Sekurang-kurangnya ada tindakan preventif jika berlangsung kecelakan di air seperti tenggelam. karenanya ada sebagian sikap renang dari penolong yang senantiasa sesuai lewat cara memegang korban. cara memegang korban pada waktu membantu ada 4 jenis diantaranya :

  1. Pegangan Pada Rambut
    Pegangan pada rambut, dikerjakan dengan satu tangan, jika pegangan dikerjakan dengan tangan kiri, maka si penolong ada di sebelah kiri korban. serta membawanya ketepi kolam gunakan style dada atau style bebas menyamping. upayakan posisi korban tubuhnya terlentang, hingga mulut serta hidungnya terus ada diatas permukaan air, pegangan pada rambut amat sukar dikerjakan jika situasi korban pingsan. alat situasi korban amat sukar untuk dibawa ke tepi.
  2. Pegangan Pada Pelipis
    Pegangan pada pelipis, dikerjakan dengan pegangan dua tangan, jika sudah
    ada di belakang korban, segera pegang pelipisnya dengan dua tangan, kemudian
    membawanya ke pinggir kolam gunakan style dada didalam posisi terlentang. upayakan mulut serta hidung korban senantiasa ada diatas permukaan air. cara membantu dengan pegangan pada pelipis korban lebih efektif serta efisien daripada pegangan pada rambut.
  3. Pegangan Pada Dagu
    Pegangan pada dagu, dikerjakan dengan dua tangan jika posisi badan sudah
    ada di belakang korban, maka upayakan tubunya jadi terlentang, lantas tangan memegang dagu korban serta segera dibawa ke pinggir kolam dengan gerakan style dada terlentang. cara membantu korban dengan pegangan pada dagu keuntungannya sama juga dengan seperti pada pegangan pelipis.
  4. Pegangan Pada Dada
    Pegangan pada dada, dikerjakan lewat cara merangkul dada korban dengan satu tangan. jika merangkul tangan kiri maka posisi tubuh anda ada di sebelah kiri korban, lantas bergerak mebawa korban ke pinggir kolam dengan gerakan style dada menyamping, cara membantu ini kurang efektif dikarenakan banyak menggunakan tenaga serta amat sukar bila korbannya tidak tenang.

Cara membantu yang efektif serta efisien untuk penyelamatan di kolam

Ada kondisi darurat di area kolam kadang-kadang mengakibatkan kepanikan yang kadang-kadang membuat tindakan penyelamatann jadi terlambat. oleh dikarenakan itu diperlukan tindakan pertolongan lebih efektif serta efisien mempergunakan alat bantu. alat bantu yang dipergunakan ada 4 jenis, yakni : ( 1 ) tongkat, ( 2 ) tambang plastik, ( 3 ) ban, ( 4 ) pelampung.

a ) Tongkat
Alat bantu yang pertama yang perlu senantiasa ada aktivitas renang berjalan yaitu sesuatu tongkat yang panjangnya 1 mtr. serta garis tengahnya 2 cm. dipakai jika ada momen mendadak serta korban memerlukan pertolongan, di mana posisinya dekatsehingga tinggal menyodorkan tongkat tersebut agar bisa dipegang serta menarik korban ke pinggir kolam.

b ) Tambang Plastik
Alat bantu yang ke-2 yaitu tambang plastik, yang panjangnya 5 mtr. dan
besarnya tengah. cara pemakaiannya sama juga dengan tongkat di mana tambang dilemparkan pada korban serta ujung tambang dipegang oleh orang yang ada pinggir’>di pinggir kolam. alat bantu tambang dipergunakan jika jarak dengan korban lebih kurang 3-4 mtr.. cara ini juga amat efektif serta efisien.

c ) Ban
Alat bantu yang ketiga yaitu ban yang diikatkan pada tambang yang panjangnya
15 mtr.. cara pemakaiannya jika ada yang memerlukan pertolongan
segera ban tersebut dilemparkan ke arah korban, beri panduan agar masuk ke didalam ban, lantas tarik ke pinggir kolam. alat bantu ini amat efisien dikarenakan dapat
sekalian membantu siswa 2-3 orang di area didalam. walau demikian jika lemparan kurang pas penolong mesti segera terjun ke dekat korban.

d ) Pelampung
Alat bantu yang keempat ini berbentuk pelampung yang tidak tebal atau yang bulat, diikat
dengan tambang plastik yang kecil. lantas diikatkan pada celana renang apabila dapat dibawa untuk membantu korban. jika pada saat mengajar renang, tiba-tiba ada siswa yang butuh ditolong, segera mengaitkan tali pelampung ke belakang celana renang, lantas segera melompat ke arah korban. pelampung diberikan agar dipegang/dipeluk. jika korban telah pingsan maka pelampung disimpan dibawah leher korban.

sumberĀ  : istanah pesisir

Tags:
banner 468x60
author

Author: 

Related Posts

Leave a Reply