Skip to main content

Pengetahuan Seputar Fasilitas Olahraga Renang

Fasilitas olahraga renangFasilitas olahraga renang sesuai ketetapan Federasi Renang Internasional meliputi empat hal, yaitu : kolam renang, lintasan, pengukur waktu, dan balok start. Keempat fasilitas tersebut merupakan standar komponen yang harus disediakan untuk para atlet renang untuk berlatih sehari-hari. Kondisi maupun ukuran berkaitan keempatnya telah diatur dengan jelas oleh federasi dan harus dipatuhi bila menginginkan kontingen yang dikirimkan lolos seleksi untuk berlaga pada kompetisi. Standar tersebut diikuti pula oleh penyelenggara pertandingan dalam negeri atau tingkat nasional sebagai bentuh kepatuhan di mana bila ditemukan pelanggaran, maka bukan mustahil kontingen negara yang bersangkutan tidak akan diizinkan berlaga di kompetisi tingkat internasional yang selalu berada di bawah kontrol federasi.

Fasilitas olahraga renang yang pertama adalah kolam renang yang mana menjadi salah satu unsur penting dalam latihan maupun penyelenggaraan kompetisi renang. Kolam yang digunakan untuk latihan maupun kompetisi harus memiliki PH air yang sesuai agar tidak mengiritasi kulit atlet karena dalam beberapa kasus dapat mengakibatkan alergi serius. Kolam juga harus terjaga kebersihannya, di mana dinding-dinding tidak boleh berlumut. Kolam harus dikontrol secara berkala dan rutin dikuras agar airnya pun tidak tercemar oleh bakteri, virus, dan semacamnya yang mudah menyebar melalui air.

Selanjutnya, fasilitas olahraga renang yang kedua adalah lintasan. Maksud dari lintasan adalah jarak tententu yang harus ditempuh oleh perenang ketika berlatih ataupun mengikuti pertandingan. Panjang dan lebar lintasan saat latihan disamakan dengan kondisi lintasan yang diikuti dalam kompetisi. Hal itu dimaksudkan agar pelatih dapat mengukur dengan pasti catatan pencapaian sang atlet, juga menilai celah yang dapat memunculkan kekalahan bagi anak asuhnya tersebut. Dengan demikian, si atlet dapat memperbaiki kekurangan-kekurangan yang ditemukan untuk mendapatkan hasil maksimal kala berlaga di kompetisi.

Fasilitas olahraga renang ketiga adalah pengukur waktu. Benda ini berupa sebuah papan sentuh yang dapat mencatat pencapaian sang atlet di mana harus menyentuhnya ketika melakukan start dan finish. Papan sentuh yang berfungsi sebagai pengukur waktu inilah yang menjadi pencatat akurat kecepatan para atlet yang berkompetisi. Akurasi papan sentuh ini harus dipastikan dengan seksama dan selalu dikontrol agar tidak merugikan para atlet yang berlaga apabila mencatatkan raihan yang tidak akurat. Pengukur waktu berbentu papan sentuh ini mulai digunakan pada American Games 1967 di Kanada.

Dan, fasilitas olahraga renang terakhir adalah balok start yang menembakkan suara pistol tanda pertandingan di mulai dan di dalamnya terdapat sensor otomatis yang mencatat waktu perenang ketika meloncat ke dalam air. Akurasi alat ini juga sangat diperlukan untuk memberikan penilaian yang adil dalam pertandingan, sehingga perlu dikontrol secara berkala.

Tips Memilih Fasilitas Renang

Semua fasilitas olahraga renang di atas semakin berkembang mengikuti teknologi yang semakin maju. Mengingat harga fasilitas-fasilitas di atas tidaklah murah, baik penyelenggara pertandingan maupun pemilik arena berlatih memeliharanya dengan baik. Berikut ini merupakan tips agar mendapatkan fasilitas yang berkualitas baik :

  1. Membeli dari produsen terpercaya.

Daripada membeli melalui tenaga marketing atau toko, sebaiknya langsung menghubungi distributor yang memang menyediakan perlengkapan-perlengkapan di atas. Selain mendapatkan harga yang lebih murah, pilihan produk dari beragam merk pun lebih variatif, di mana dapat disesuaikan dengan dana yang dimiliki maupun tingkat kebutuhan dari pemakaiannya sendiri.

  1. Memilih brand yang memang sudah teruji kualitasnya.

Perlengkapan di atas tidaklah murah, sehingga sebaiknya memilih merk-merk yang memang sudah terbukti nyata kualitasnya. Jangan tergiur oleh harga yang lebih murah namun kualitasnya tidak dapat dipertanggung jawakan. Karena jika terjadi kerusakan, alat belum tentu dapat diperbaiki sehingga harus membeli baru yang mana menjadi membebankan biaya dua kali lipat.

  1. Mempekerjakan tenaga ahli untuk perawatan

Mengeluarkan sedikit uang tambahan untuk mempekerjakan tenaga ahli yang memang memahami tentang perawatan alat-alat di atas tentunya merupakan pilihan yang bijak dan ekonomis dibandingkan harus mengeluarkan dana yang lebih besar bila alat mengalami kerusakan akibat mempekerjaan tenaga perawatan alat yang kurang memahami benar tentang seluk beluk peralatan yang tersebut.

Artikel terkait :