Skip to main content

Manfaat Renang Secara Umum

manfaat renangBelakangan ini, semakin banyak destinasi wisata air yang muncul di berbagai pelosok Indonesia. Meski tidak wajib, menikmati wahana-wahana air tersebut tentu akan lebih maksimal bila memiliki kemampuan untuk berenang. Selain untuk bersenang-senang, renang telah terbukti memiliki banyak sekali manfaat. Di mana manfaat renang mencakup kesehatan fisik dan mental. Sebab itulah, renang sangat dianjurkan oleh para pakar kesehatan. Bahkan jika memungkinkan, renang sebaiknya diajarkan sejak sedini mungkin kepada anak. Terlebih, renang juga olahraga yang tidak memerlukan biaya cukup besar, mengingat kolam renang umum pun memasang tarif yang sangat terjangkau.

Manfaat renang dalam kesehatan yang paling utama adalah membantu kesehatan jantung. Hal itu didasarkan kepada renang yang memiliki fungsi serupa dengan senam aerobik, yakni memperkuat jantung dengan cara membuat organ vital tersebut memompa darah dengan lebih lancar ke seluruh tubuh. Dengan bekerja sebagai pemompa darah, jantung pun akan terhindar dari fungsi radang alias inflamasi yang merupakan salah satu pemicu munculnya penyakit jantung. Peredaran darah yang lancar juga akan berdampak baik bagi jantung itu sendiri. Cukup dengan berenang minimal dua puluh menit saja setiap hari, maka manfaatnya terhadap kinerja jantung pun akan langsung terasa. Jika tidak bisa benerang setiap hari, maka minimal lakukan gerakan aerobik yang dapat dikerjakan sendiri di rumah.

Menurunkan kolesterol jahat merupakan manfaat renang yang selanjutnya. Sebagaimana diketahui bahwa dalam tubuh terdapat kolesterol jahat dan kolesterol baik, maka tugas individu yang bersangkutan untuk memerangi kolesterol jahat tersebut dengan meningkatkan kadar kolesterol baik. Salah satu caranya adalah dengan berenang. Ketika kadar HDL (kolesterol baik) lebih tinggi, secara otomatis berarti kolesterol jahat menurun dan tidak memiliki kesempatan untuk menyerang sistem tubuh yang memungkinkan orang tersebut terserang berbagai macam penyakit akibat kelebihan kolesterol jahat. Salah satu penyakit yang dipicu oleh kolesterol jahat sendiri antara lain adalah hipertensi atau darah tinggi.

Salah satu manfaat renang yang paling penting selanjutnya adalah mencegah depresi. Menurut data lembaga survey yang kredibel, permasalahan depresi beberapa tahun terakhir mencapai titik yang cukup mengkhawatirkan di mana pengidapnya semakin rapuh dan memilih mengakhiri segala ketidaknyamanan yang dirasakan dengan mengakhiri hidup. Depresi sendiri merupakan penyakit kejiwaan yang memerlukan penangangan serius. Salah satu terapi yang dianjurkan adalah berenang secara rutin. Air yang memiliki sifat menenangkan akan cukup membantu untuk merilekskan serta menenangkan pikiran yang akan membuat stress, di mana merupakan salah satu pemicu depresi, menjadi berkurang. Jika pemicunya dapat diminimalisir bahkan dihilangkan, maka kondisi penderita depresi pun akan jauh lebih baik. Diperlukan latihan berenang yang cukup intens untuk penanganan kasus depresi.

Menyembuhkan permasalahan pernapasan merupakan manfaat renang yang sudah dapat dipastikan tanpa perlu melakukan penelitian ilmiah. Sebagaimana diketahui, renang sendiri memerlukan perpaduan tenaga fisik dengan kontrol pernapasan yang baik. Jika tidak bisa bernapas dengan ritme yang teratur, maka perenang beresiko kehilangan tenaga padahal belum mencapai pinggir kolam. Sebab itu, dengan rutin berlatih renang, secara otomatis sistem pernapasan membaik dan penyakit pernapasan seperti asma ataupun mudah terengah-engah tidak lagi dirasakan. Selain itu, kebiasaan mendengkur juga dapat dihilangkan dengan rutin berlatih renang.

Terakhir, manfaat renang yang sangat besar adalah memperlambat proses demensia atau Alzheimer. Penyakit yang dapat menyerang segala rentang usia ini memang belum ditemukan obatnya, namun dapat dilakukan beberapa tindakan untuk memperlambat proses penyebaran penyakit yang menyerang ingatan seseorang tersebut. Salah satunya adalah dengan rutin berenang minimal seminggu sekali. Hal tersebut didasarkan pada penderita penyakit yang kembali bersikap seperti anak-anak, yang mana sangat menyukai berenang karena dapat bermain air. Dengan membuat pasien melakukan hal-hal yang menyenangkan dan membahagiakan, proses penyebaran penyakit pun dapat diperlambat. Jika proses penghapusan ingatan berjalan lebih lambat, maka usia pasien demensia dan Alzheimer dapat lebih panjang. Selain terapi fisik, pasien juga tidak boleh lupa untuk mengonsumsi obat secara teratur untuk lebih menguatkan efek dari pengobatan dari dua sisi sekaligus, yakni medis dan fisik.

Artikel terkait :