Skip to main content

Pengetahuan Seputar Teknik Renang Secara Lengkap

Negara pertama yang memulai olahraga renang adalah Inggris, tepatnya di kota London. Olahraga renang dilakukan sejak abad 19 dan setelah itu, popularitas renang semakin meroket sehingga pada tahun 1896 mulai dibentuk olimpiade untuk cabang olahraga renang. Sedangkan perkembangan renang di negara Indonesia, pertama kali dimulai di kota Bandung pada tahun 1904. Karena pada tahun tersebut, dilakukan pembangunan kolam renang pertama yaitu kolam renang Cihampelas dan merupakan awal dibentuknya perkumpulan serta olimpiade dari olahraga renang di Indonesia. Sebelum melakukan perlombaan, para atlet renang harus menguasai teknik renang untuk mendapatkan juara.

Renang adalah salah satu cabang olahraga yang dilakukan di dalam air yang menilai kemenangan atlet dari kecepatannya untuk mencapai garis finish. Seorang atlet dinyatakan menang ketika telah menyelesaikan paling cepat jarak lintasannya. Ada beberapa gaya yang digunakan dalam perlombaan renang. Beberapa gaya renang ini memiliki tujuan yaitu menyamakan gerakan para atlet renang sesuai dengan gaya renang yang ditentukan dalam perlombaan. Selain gaya renang, terpadat pula teknik renang yang harus dipelajari sebelum Anda melakukan gaya renang atau olahraga renang.

Teknik Dasar dalam Olahraga Renang

Sebelum melakukan beberapa gaya yang digunakan dalam olahraga renang, sebaiknya terlebih dahulu Anda mempelajari teknik dasarnya. Teknik dasar atau teknik renang untuk pemula ini mempunyai tujuan untuk mempermudah Anda dalam menguasai beberapa gaya dalam berenang. Karena apabila Anda telah mengerti dan memahami teknik dasar yang digunakan, maka proses latihan gaya renang akan semakin mudah dan menyenangkan. Adapun teknik dasar yang harus Anda pelajari adalah teknik pernapasan, lengan, kaki, mengambang, meluncur dan teknik koordinasi. Simak penjelasan berikut ini untuk mengetahui teknik dasar berenang yang baik dan benar.

  1. Teknik bernafas

Teknik bernafasSalah satu faktor yang sangat berpengaruh terhadap keberhasilan dalam mempelajari teknik olahraga renang adalah teknik bernafas. Hal ini dilakukan karena kegiatan berenang juga membutuhkan pernapasan yang baik agar tidak salah saat mengambilan nafas. Dengan mempelajari teknik dasar ini, Anda akan semakin handal untuk mengatur pernapasan ketika sedang berenang. Sehingga daya tahan bernafas Anda akan semakin panjang dan tidak ngos-ngosan.

Cara melakukanteknik bernafas ini sangat mudah, yaitu dengan berdiri di dalam air dan posisikan wajah Anda menghadap depan serta sejajarkan dengan permukaan air. Kemudian ambil nafas melalui mulut lalu ditahan dan lakukan gerakan kepala masuk ke dalam permukaan air. Setelah kepala berada di dalam perumakaan air, maka hembuskan nafas secara perlahan memalui hidung. Lakukan proses tersebut kira-kira sebanyak 8 sampai 15 kali untuk mendapatkan irama pernapasan  agar lebih terlatih.

  1. Gerakan teknik lengan

Selain teknik pernapasan, ada teknik renang lain yang harus Anda pelajari agar bisa berenang dengan benar. Gerakan yang dimaksud adalah teknik lengan. Teknik ini sangat berpengaruh terhadap kecepatan Anda ketika berenang. Karena apabila Anda bisa menguasai teknik lengan dengan benar maka tubuh akan ikut terdorong ke arah depan dan memungkinkan Anda lebih cepat dalam mencapai garis finis. Hal tersebut sangat mempengaruhi peluang Anda untuk mendapatkan juara pertama.

Latihan gerakan teknik lengan akan lebih mudah jika dilakukan pada kolam renang yang dangkal atau tidak terlalu dalam, terutama bagi pemula. Teknik lengan ini dilakukan dengan cara :

  • Ambil sikap awal dengan berdiri, kemudian bungkukkan badan lalu luruskan kedua tangan ke samping telinga.
  • Setelah itu, tarik tangan kanan ke bawah sambil menekan air, lalu dorong air menggunakan tangan ke arah belakang dan atas.
  • Tekuk siku tangan kanan dan keluarkan dari air. Dalam waktu yang bersamaan, tangan kiri di tarik ke bawah sehingga menekan air, kemudian dorong tangan ke belakang dan ke depan.
  • Lakukan proses tersebut secara bergantian antara tangan kanan dan tangan kiri dan ulangi sampai Anda bisa melakukan teknik tersebut dengan benar.
  1. Teknik gerakan kaki

Setelah menguasai gerakan tangan, maka selanjutnya Anda pelajari teknik gerakan kaki yang baik dan benar. Teknik ini jangan sampai di lewatkan karena jika itu terjadi, maka Anda tidak bisa mengambang di permukaan air dan akan tenggelam. Gerakan kaki bertujuan untuk menyeimbangkan tubuh agar tidak tenggelam ke dalam air ketika berenang. Adapun tahap melakukannya adalah sebagai berikut :

  • Langkah awal, pastikan kedua tangan Anda berpegangan pada bagian pinggir kolam, kemudian luruskan kedua kaki dan tubuh ke belakang hingga sejajar dengan permukaan air.
  • Posisikan wajah dan kepala Anda ke arah depan.
  • Gerakan kaki dapat dilakukan dengan menekuk lutut atau tumit dan mendorong ke arah belakang.
  • Dan agar Anda tetap mengapung di permukaan air, lakukan ayunan pada kaki kanan dan kiri ke arah bawah dan atas secara bergantian.
  1. Teknik meluncur

Teknik meluncur mempunyai peran penting dalam menjaga keseimbangan tubuh saat berenang di dalam air. Hal ini sebenarnya bertujuan agar tubuh tidak langsung tenggelam dan jatuh ke dasar kolam renang. Untuk menguasai teknik meluncur, Anda perlu melakukannya beberapa kali agar teknik yang dipelajari benar-benar bisa diaplikasikan. Tatacara melakukan teknik ini yaitu sebagai berikut :

  • Posisikan tubuh Anda berdiri didekat dinding kolam dengan cara membelakanginya, kemudian tempelkan salah satu kaki yang digunakan sebagai gerakan tolakan.
  • Luruskan kedua tangan ke depan hingga berada di samping telinga dengan posisi ibu jari yang saling berkaitan.
  • Lakukan tolakan pada kaki yang menempel di dinding kolam tadi, lalu dorong tubuh ke arah depan.
  • Ketika tubuh Anda sedang meluncur, maka biarkan saja sampai tubuh berhenti dengan sendirinya.
  • Setelah tubuh berhenti, aplikasikan teknik yang sudah dijelaskan sebelumnya yaitu gerakan tangan, kaki dan teknik pernapasan.
  1. Teknik renang mengapung

Mengapung merupakan teknik renang agar tidak tenggelam di dalam air. Pada dasarnya, mengapung digunakan ketika Anda ingin merasakan sensasi mengambang di permukaan air tanpa tenggelam. Kegiatan tersebut terbilang sangat menyenangkan dan dilakukan jika Anda telah menguasai beberapa teknik renang di atas yang sudah dijelaskan. Adapun cara untuk menguasai teknik tersebut yaitu dengan :

  • Masuklah ke dalam kolam renang dengan posisi berdiri kemudian letakkan kedua tangan ke pinggiran kolam atau berpegangan pada besi yang berada di tepian kolam.
  • Setelah kedua tangan berpegangan, angkat pelan-pelan kedua kaki Anda dan luruskan sampai ke permukan air.
  • Lakukan teknik gerakan kaki secara perlahan dan kemudian coba lepas pegangan Anda.
  • Jika belum berhasil mengapung, maka ulangi cara tersebut beberapa kali sampai Anda bisa mengapung di air.

Macam-macam Gaya Renang

Ada beberapa macam gaya renang yang digunakan pada perlombaan atau olimpide renang baik dalam ajang nasional maupun internasional. Selain itu, ada juga gaya renang yang tidak ikut dilombakan atau hanya untuk bersenang-senang. Gaya renang ini dilakukan jika Anda sudah mengerti dan menguasai teknik dasar yang digunakan dalam renang. Karena teknik tersebut merupakan bekal bagi Anda untuk bisa mempelajari gaya renang dengan mudah dan lancar. Pada umumnya, gaya renang yang dikenal terbagi menjadi enam yaitu gaya bebas, gaya punggung, gaya kupu-kupu, gaya dada, gaya samping dan gaya anjing. Berikut penjelasan dari berbagai macam gaya renang yang telah disebutkan.

  1. Gaya bebas

Gaya bebas sering digunakan dalam ajang perlombaan dan terbilang cukup mudah untuk dipelajari. Karena kerap digunakan dalam olimpiade renang, maka teknik renang gaya bebas harus dikuasai dengan benar, terlebih jika Anda ingin menjadi seorang atlet renang. Tahapan-tahapanya yaitu sebagai berikut :

  • Posisikan badan Anda tengkurap dan sejajar dengan permukaan air.
  • Lakukan gerakan pada kaki ke atas dan ke bawah secara bergantian dan terus menerus.
  • Kemudian gerakan tangan kanan dan kiri kesamping seperti sedang mendayung dengan bergantian.
  • Setelah itu, gerakkan kepala dan wajah ke samping sehingga muncul di atas permukaan air lalu hirup udara dengan mulut kemudian hembuskan nafas ketika kepala sudah masuk ke dalam air melalui hidung.
  1. Gaya renang punggung

Teknik renang gaya punggung dilakukan dengan posisi punggung yang menghadap permukaan air atau tubuh terlentang. Sedangkan untuk posisi kepala dan wajah menghadap ke atas dan berada di atas permukaan air. Hal ini bertujuan untuk memudahkan perenang dalam mengambil nafas saat berenang. Gerakan yang digunakan hampir sama denga gaya bebas, hanya saja posisi tubuh yang berbeda. Gaya ini memang terbilang cukup sulit, apalagi untuk para pemula. Cara melakukannya dalam perlombaan yaitu dengan :

  • Posisikan tubuh menghadap dinding kolam dan gunakan kedua tangan untuk berpegangan pada besi yang telah disediakan.
  • Tekuk kedua lutut diantara dua lengan, kemudian lakukan tolakan pada dinding kolam sehingga tubuh terdorong ke arah belakang kepala dengan posisi tubuh terlentang.
  • Lakukan gerakan kedua tangan dan kaki sama persis seperti gerakan gaya bebas.
  • Untuk bagian kepala dan wajah menghadap depan dan berada di atas permukaan air.
  1. Gaya renang kupu-kupu

Teknik renang gaya kupu-kupu membutuhkan tenaga yang cukup besar karena gerakan yang dilakukan harus menekan air yang mempunyai volume lebih besar dibandingkan dengan tubuh, sehingga memerlukan kekuatan ekstra untuk melakukan gaya ini. Oleh sebab itu, menurut sebagian perenang, gaya kupu-kupu dikategorikan ke dalam teknik yang cukup rumit dan sulit untuk dilakukan dan dipelajari. Adapun cara untuk melakukan gaya kupu-kupu dengan baik dan benar adalah :

  • Letakkan tubuh Anda pada posisi tengkurap yang sejajar dengan permukaan air.
  • Gerakkan kedua kaki secara bergantian dengan terbentuk cekungan lalu hentakkan ke atas.
  • Hentakkan kedua tangan ke arah depan lalu dayung tangan ke dalam air atau seperti gerakan kupu-kupu saat terbang.
  • Lakukan step satu kali gerakan tangan dan dua kali gerakan kaki secara bergantian.
  1. Gaya dada

Gaya dada biasanya disebut juga dengan gaya katak. Karena memang terlihat mirip dengan katak ketika berenang dia air. Teknik renang gaya dada menggunakan kekuatan dari kedua tangan dan kaki. Gaya katak lebih rendah kecepatannya dibandingkan dengan gaya bebas. Oleh sebab itu, bagi perenang yang menyukai gerakan santai saat berenang, maka sangat cocok jika menggunakan gaya dada. Lakukan tahapan gaya dada melalui langkah berikut ini :

  • Sejajarkan tubuh dengan permukaan air dan posisikan tenggukurap serta kaki lurus.
  • Tekuklah kedua kaki Anda lalu lepaskan ke samping dengan posisi melebar kemudian luruskan kembali.
  • Kedua tangan melakukan dayung ke arah samping dan keluar ke arah depan, lalu luruskan.
  • Pengambilan nafas dilakukan dengan mendongakkan kepala ke arah samping ketika posisi kedua tangan berada pada tahap gerakan keluar arah depan.
  • Dalam dua dayungan tangan, hanya dilakukan sekali pengambilan nafas.
  1. Gaya Anjing

Teknik gaya anjing memang sangat unik dan mungkin terdengar asing di telinga para perenang. Karena gaya ini tidak digunakan dalam perlombaan renang ditingkat manapun dan hanya dilakukan dalam menambah teknik renang berbagai gaya serta hanya untuk bermain-main saja. Gaya ini mempunyai teknik yang sama persis dengan anjing ketika sedang berenang, yaitu posisi kepala berada di atas permukaan air sedangkan kedua tangan dan kaki melakukan gerakan yang seperti anjing. Dengan cara tersebut, maka gaya ini dinaman dengan gaya anjing.

  1. Gaya renang samping

Sama halnya dengan gaya anjing, gaya renang ini juga tidak dimasukkan ke dalam kategori perlombaan. Gaya renang samping dilakukan dengan cara menggunakan bagian sisi samping tubuh. Teknik renang yang digunakan ini cukup mudah jika Anda ingin mempelajari gaya renang samping untuk bersenang-senang atau untuk melatih skill berenang Anda.

Sarana dan Prasarana Olahraga Renang

Sarana dan prasarana renang adalah sumberdaya pendukung yang dibutuhkan guna menunjang kegiatan olahraga renang. Dalam olahraga renang, sarana dan prasarana yang dibutuhkan diantaranya yaitu kolam renang, balok start, lintasan, baju renang, pengukur waktu, pelampung, kacamata renang, alat bantu pernapasan dan wahana bermain air. Kegiatan renang tidak akan dapat dilakukan jika tidak didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Berbagai macam peralatan tersebut mempunyai fungsi dan standar masing-masing. Berikut penjelasannya :

  1. Kolam renang

Kolam renangCoba Anda bayangkan, bagaimana jadinya jika olahraga renang tidak memiliki tempat seperti kolam renang atau bahkan tidak ada airnya? Hal tersebut tentu sangat mustahil, karena kegiatan berenang memang harus dilakukan di dalam air dan membutuhkan sebuah kolam. Dalam kegiatan olimpiade, ukuran kolam renang ditentukan panjang dan lebarnya. Untuk membuat kolam renang harus berukuran panjang kolamyaitu 50 meter dan lebar kolam hanya 25 meter. Sedangkan untuk kedalamannya minimal 1,35 meter.

  1. Balok start

Tahukah Anda apa fungsi balok start? Balok start adalah sebuah balok yang digunakan oleh para atlet untuk berdiri dan sebagai tumpuan sebelum dibunyikan pistol. Tembkan dari pistol tersebut menandakan dimulainya perlombaan. Balok strat mempunyai ketinggian antara 0,5 meter sampai 0,75 meter diukur sejajar dari permukaan air. Sedangkan kemiringannya mencapai 10 derajat dan balok start sendiri memiliki ukuran 0,5 x 0,5 meter yang terlapisi bahan antilicin di atasnya.

  1. Lintasan

Lintasan adalah jalur yang digunakan oleh masing-masing perenang ketika melakukan perlombaan. Dari lintasan perenang satu dengan yang lainnya diberi batasan berupa pelampung yang berukuran kecil yang panjangnya sama dengan panjang lintasan serta berguna sebagai garis atau pemisah dari masing-masing lintasan. Lintasan mempunyai ukuran lebar sebesar 2,5 meter dan panjang sesuai dengan panjang kolam renang. Dibuatnya lintasan tersebut bertujuan agar para atlet tidak keluar dari jalur yang telah disediakan.

  1. Baju renang

Alat pendukung lainnya dalam olahraga renang yaitu baju renang. Baju renang mempunyai fungsi sebagai pelengkap yang digunakan untuk mempermudah atlet dalam melakukan gerakan renang dan agar kaporit yang ada di dalam kolam renang tidak langsung ke kulit sehingga kulit akan tetap aman dan terlindungi. Baju renang mempunyai berbagai macam model yang dapat Anda gunakan sesuai dengan tempat renang dan selera masing-masing. Selain itu, baju renang juga berguna untuk menambah kece penampilan Anda saat berenang.

  1. Pengukur waktu

Salah satu faktor yang dapat mempengaruhi seorang atlet untuk mendapatkan juara pertama ketika mengikuti perlombaan renang adalah kecepatan. Oleh sebab itu, dalam olimpiade renang digunakan alat stopwatc yang berfungsi sebagai pengukur waktu. Hal tersebut dilakukan untuk mencatat waktu yang dibutuhkan oleh perenang. Karena dalam lomba renang, siapa atlet yang paling cepat dalam menuju garis finish, maka dia menjadi pemenangnya. Akan tetapi, saat ini sudah dibuat papan sentuh yang dipasang pada dinding kolam sebagai pengukur waktu ootomatis.

  1. Pelampung

Pelampung biasanya digunakan oleh seseorang yang belum bisa melakukan olahraga renang atau pemula, sehingga tubuh tidak akan tenggelam ke air saat berada di dalam kolam atau pantai. Untuk Anda yang belum bisa berenang dan ingin belajar gerakan renang, sebaiknya pakailah pelampung untuk mengantisipasi agar tidak tenggelam. Pada umumnya pelampung dibutuhkan oleh bayi ketika sedang bermain di air. Walaupun memang ada beberapa orang dewasa yang menggunakannya.

  1. Kacamata renang

Kacamata renang mempunyai fungsi sebagai pelindung mata dan teknik berenang di lautagar tidak terkena atau kemasukan air saat berenang. Karena biasanya ketika berenang, air akan mudah masuk ke dalam mata yang menyebabkan mata menjadi merah dan sangat pedih. Terlebih jika Anda melakukan kegiatan renang dengan rentan waktu yang cukup lama, maka alangkah baiknya Anda menggunakan kacamata renang untuk menghindari mata merah akibat kemasukan air kolam atau air laut.

  1. Alat bantu pernapasan

Ketika Anda melakukan snorkling untuk melihat indahnya terumbu karang yang berada di bawah permukaan air laut, maka gunakan alat bantu pernapasan agar Anda dapat bertahan lama berada di dalam air laut. Biasnya alat ini dilengkapi dengan tabung oksigen dan selang yang memungkinkan Anda tetap bisa berenang dengan lancar. Akan tetapi jika Anda berenang di kolam, maka sebaiknya gunakan alat bantu pernapasan yang sederhana untuk mempermudah gerakan Anda dalam berenang.

  1. Wahana bermain

Saat libur tiba, memang paling menyenangkan ketika bisa melakukan kegiatan berenang bersama keluarga di kolam renang umum yang disana terdapat wahana bermain cukup banyak. Apalagi jika sudah mempunyai anak, maka liburan dengan cara berenang sangatlah menyenangkan karena anak Anda akan terlihat ceria dan bahagia. Kebanyakan anak kecil memang menyukai sebuah permainan, tidak terkecuali jika berada di kolam renang. Oleh sebab itu, banyak wahana air yang menyajikan beberapa macam arena permainan untuk menarik wisatawan untuk datang liburan.

Peraturan dalam Perlombaan Renang

Bukan hanya dalam kehidupan sehari-hari saja yang harus ada aturannya, akan tetapi dalam perlombaan renang juga dibuat beberapa aturan yang harus dipatuhi oleh para atlet agar tidak terjadi pelanggaran. Semua peraturan memiliki tujuan yang sama yaitu untuk membatasi sesorang agar tetap berada di jalur yang benar dan tidak menyelahi aturan. Agar Anda tidak terdiskualifikasi dari perlombaan, maka sebaiknya patuhi peraturan lomba renang yang telah dibuat oleh panitia. Untuk mengetahui apa saja peraturan yang biasa digunakan dalam olimpiade, maka simaklah penjelasan berikut ini :

  1. Peraturan start
  • Teknik renang indah dimulai ketika start telah dikumandangkan. Perhatikan arahan dari wasit, jika wasit belum meniupkan peluitnya maka peserta belum boleh untuk berada di posisi balok start, akan tetapi jika wasit telah meniupkan peluit itu tandanya Anda sudah diperbolehkan menaiki balok start dan bersiap untuk melakukan start.
  • Untuk perlombaan gaya renang dada, kupu-kupu dan gaya bebas, posisi start berada di atas balok start. Sedangkan bagi olimpiade renang gaya punggung, posisi start berada di dalam air dengan tubuh menghadap dinding kolam dan kedua tangan berpegangan pada besi serta tekuk kedua lutut diantara kedua lengan kemudian posisi kaki bertumpu pada dinding kolam.
  1. Tetap pada lintasan

Ketika Anda sedang melakukan perlombaan renang, jangan sampai keluar dari lintasan karena itu merupakan pelanggaran. Lintasan yang dimaksut adalah jalur yang dibatasi oleh tali yang terbuat dari pelampung kecil yang diletakkan dipinggr lintasan Anda untuk digunakan sebagai pembatas dari lintasan satu dengan yang lainnya. Jika ingin memenangkan perlombaan, salah satu point yang harus dipenuhi yaitu Anda harus tetap berada pada lintasan atau jalur yang disediakan.

  1. Dilarang mengganggu

Perbuatan curang yang dapat melanggar peraturan yang lainnya yaitu dilarang mengganggu peserta lain saat perlombaan dimulai. Walaupun cara mengganggu tersebut disengaja atau tidak dan peserta lainnya itu mengalami kekalahan atau kemenangan akibat diganggu, hal tersebut tetaplah sebuah pelanggaran yang tidak boleh dilakukan.

  1. Menyentuh dinding kolam

Saat melakukan posisi berbalik ketika olimpiade renang dalam melanjutkan perlombaan untuk kembali ke posisi start, maka tangan para perenang harus menyentuh dinding kolam karena memang itu peraturannya. Jika hal tersebut tidak Anda lakukan, maka akan terjadi pelanggaran yang dapat mengurangi point Anda atau bahkan didiskualifikasi oleh wasita perlombaan.

  1. Kostum

Pada umumnya sebuah olimpiade renang telah menetapkan mana kostum yang boleh digunakan saat lomba berlangsung dan mana yang tidak diperbolehkan. Dan seluruh peserta lomba tidak diperbolehkan memakai alat bantu dan sebagainya untuk memmbantu mempercepat para atlet untuk sampai ke garis fisish seperti sirip dan lainnya.

Tips Cara Belajar Berenang dengan Mudah

teknik renang dasarBagi Anda yang belum pernah sama sekali belajar berenang dan ingin mencobanya, maka ada beberapa tips yang mungkin bisa membantu Anda untuk lebih berani dan cepat untuk bisa melakukan gerakan renang dengan luwes. Mengapa Anda ahrus belajar berenang? Karena olahraga renang memiliki banyak manfaat kesahatan yang dapat Anda peroleh dan juga kegiatan renang sangat menyenangkan ketika Anda bisa melakukan. Adupun tips mudah agar Anda cepar bisa berenang adalah sebagai berikut :

  • Niat adalah salah satu bekal utama untuk bisa melakukan sesuatu. Karena dengan Anda niat untuk belajar renang, maka kemudahan dalam pembelajaran akan didapatkan dengan mudah.
  • Jangan takut. Buang rasa takut Anda untuk mencoba belajar gerakan renang, karena untuk mengendalikan rasa takut hanya Anda yang bisa melakukan.
  • Jangan pernah merasa malu untuk belajar berenang walaupun saat ini usia Anda sudah tidak muda lagi, karena proses belajar dapat dilakukan kapan saja.
  • Belajarlah teknik renang dasar berenang seperti teknik bernafas, meluncur, teknik tangan dan kaki serta teknik mengapung dengan benar agar Anda menguasai dengan baik teknik tersebut.
  • Setelah Anda menguasai teknik renang cepat dalam berenang, maka tahap selanjutnya yaitu mempelajari beberapa macam gaya renang yang digunakan pada olimpiade seperti gaya katak, kupu-kupu, dada dan gaya punggung.
  • Untuk memperoleh hasil yang maksimal, belajarlah cara berenang dengan orang yang ahli dalam berenang.

Beberapa informasi seputar teknik renang di atas, bisa Anda terapkan sendiri untuk melatih kemampuan dan menambah variasi dalam melakukan kegiatan berenang. Semoga dengan adanya penjelasan tersebut, Anda akan semakin memahami dan mendalami tentang olahraga renang.